Pages

Naskah Drama

Sabtu, 06 Oktober 2018

Taat

Narrator : Kata iman dan amal shalih di dalam al- Quran hampir selalu bergandengan. Kedua kata tersebut di sebutkan secara berulang dalam kitabullah. Tujuannya tentu agar setiap muslim yang telah mengikrarkan keimanannya kepada Allah SWT senantiasa melaksanakan amal - amal shalih, yaitu dengan menjalankan syariah -Nya secara kaffah. Sayang, saat ini masih banyak Muslim yang mengaku mengimani Allah SWT, tetapi mengabaikan ketaatan pada syariah - Nya seperti yang terjadi di desa ini ...



(adzan berkumandang)

Fitri : "Kamu mau kemana, Zah?"
Azizah : "Mau shalat. Kan sudah adzan."
Sarah : "Eh, ikut, dong!"
Azizah : "Yuk, kita shalat sama-sama."
Fitri : (meringis) "Aku gak, deh. Males!"
Sarah : "Eh, Fit! Kalau gak shalat dosa, loh!"
Fitri : (memutar kedua bola mata)
Azizah : "Kita shalat aja, yuk. Melaksanakan kewajiban biar dapat pahala." (meraih tangan Fitri)
Fitri : (Menatap kawan-kawannya dan mengalah) "Iya, deh."

Mereka-pun pergi ke Mesjid. Sementara itu, di tempat lain ...

Aman : "Mau kemana, Din?"
Udin : "Ke warnet. Mau main."
Kiki : (menepuk pundak Udin) "Yok! Gue ikut."
Aman : "Gak mau shalat dulu, nih? Kan tadi baru adzan."
Udin : (mengibaskan tangan tak peduli) "Ah, udahlah! Shalatnya nanti aja. Kan kita mainnya bentaran doang! Ntar juga masih sempet, kok!"

Detik menuju menit. Menit menuju jam. Tanpa mereka sadari, hari telah menjelang magrib. Mereka-pun pulang ke rumah. Namun tiba-tiba gempa terjadi. Tanah terbelah disusul dengan tsunami yang dahsyat. Jatuhnya korban jiwa tak terelakkan. Ke enam orang tadi mati dan diminta pertanggungjawabannya di akhirat.

(di akhirat)

Malaikat : "Okky Jelly!"
Kiki : "Ya?"
Malaikat : "Siapa Tuhanmu?!"
Kiki : "Allah."
Malaikat : "Sudahkah kau beramal baik?!"
Kiki : "Ya..."
Malaikat : "Shalat?"
Kiki : (Terdiam)

Setan-pun muncul dengan raut bahagia.

Setan : "Hahaha! Dasar manusia bodoh! Kuseret kamu ke Neraka!" (menyeret Kiki pergi)
Kiki : "Tidak! Ampun! Aku janji akan lebih taat lagi beribadah! Aku tidak ingin masuk neraka!"
Malaikat : (menggeleng) "Sudah terlambat bagimu. Waktu yang kau sia-siakan takkan terulang."
Kiki : "Tidaaak!!!"

Malaikat : "Sarahaja!"
Sarah : "Ya?"
Malaikat : "Siapa Tuhanmu?!"
Sarah : "Allah."
Malaikat : "Sudahkah kamu beramal baik?!"
Sarah : "Iya."
Malaikat : "Kamu shalat?"
Sarah : "Iya."
Malaikat : (tersenyum) "Selamat, engkaulah penghuni Jannah!"

Narrator : Dengan begitulah, mereka memasuki pintu-pintu sesuai ketaatan mereka. Ketaatan yang dalam berbagai bentuk kebaikan dan manfaat yang telah Allah janjikan baginya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOG TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS